Mengobati Penyakit Eksim

Eksim atau eczema adalah istilah umum untuk jenis penyakit kulit yang disebabkan oelh macam-macam sebab, dengan gambaran kelainaan kulit ( basah atau kering) yang bermacam-macam pula. Ada eksim yang disbabkan alergi kulit karena tersentuh zat kimia tertentu, ada yang karena sinar matahari, ada yang timbul dilokasi yang khas akibat makan obat tertentu, ada yang disebabkan oleh tekanan psikis, dan ada juga yang penyebabnya tidak jelas. Eksim terbagi menjadi dua bentuk, eksim kering (neurodermatitis) adalah penebalam kulit diertai relief yang nyata. Dan eksim basah (dermatitis numularis) ditandai oleh bercak berisisk, berbentuk bulat, berbatas tegas, berbintil-bintil yang ada airnya dan terasa sangat gatal dengan lokasi paling sering pada bagian punggung dan dada.  Cara mengobati penyakit eksim alami adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Penyakit eksim sulit disembuhkan jika sudah sembuh, pada saat tertentu bisa kambuh lagi. Mengobati penyakit eksim ini dapat diatasi dengan daun sirih yang dipadu dengan tanaman obat lainnya. Bahan yang dibutuhkan adalah daun sirih merah yang lebat dan tebal sebanyak 6 lembar dan rimpang remu mangga 5 jari. Kedua bahan dicuci bersih dan diiris tipis, kemudian direbus dengan air 4 gelas hingga tersisa 2 gelas. Cara pemakainnya diminum dua kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 0,5 gelas. Bisa ditambahkan air perasan jeruk nipis 2 sendok teh dan madu murni 2 senok teh. Sisanya bisa disimpan dikulkas dan jika akan digunakan atau diminum sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu.

Prinsip dalam mengobati penyakit eksim ditujukan menghilangkan rasa gatal agar tidak terjadi infeksi. Ketika  kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dank rim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, misal setelah mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga dapat mengurangi rasa gatal. Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid (anti radang ) seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi/peradangan. Jika penyakit eksim terlanjur terinfeksi maka diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat.

Evening primrose dihasilkan daripada ekstrak biji pokok Oenothera biennis. Evening primrose oil kaya dengan gamma-linolenix acid (GLA) dan cis-linoleic acid. Tahukah Anda ekstrak bahan ini cukup berkesan dalam mencatikkan kulit. Malah ia juga member kesan pada prostaglandins di dalam badan. Evening primrose oil ini juga paling berkesan mengatasi masalah penyakit eksim (gatal dan alergi), kulit kering dan bersisik serta psioriasis yaitu sejenis penyakit kulit lainnya yang disebabkan juga oleh jamur kulit.

 

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kulit Eksim

Salah sat penyakit yang disebabkan infeksi jamur adalah penyakit kulit eksim. Penyakit kulit eksim merupakan penyakit kulit yang termasuk alergi turunan. Penyakit ini sering menjangkit didaerah tropis dan lembab. Makanan dan lingkungan yang kotor bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit eksim. Kulit yang terkena eksim akan terasa sangat gatal dan bisa menjadi luka. Mnyak kelapa bisa digunakan untuk mengobati eksim dengan cara mengoleskan pada bagian yang sakit secara teratur. Rasa gatal kan menghilang dan luka bekas garukan akan mongering. Eksim timbul karena kulit alergi terhadap zat-zat tertentu, seperti kosmetik, perhiasan. Iritasi, deterjen, sabun, atau bahan-bahan yang mengandung zat kimia lainnya. Alergi terhadap suatu makanan tertentu misalnya ikan laut, susu, dan minuman beralkohol juga dapat mengakibatkan penyakit eksim. Begitu juga dengan rangsangan suhu yang ekstrem dan stress.

Gejala dan tanda-tanda penyakit kulit eksim adalah :

  1. Terasa gatal dan panas pada kulit yang terkena, terutama malam hari.
  2. Pada eksim basah, kulit tampak melepuh merah, bengkak, basah, dan timbul bintil-bintil yang mengandung air atau nanah.
  3. Pada eksim kering, tampak kulit bersisik keras, mengeropeng, dan kemerah-merahan.

Perawatan pada penyakit kulit eksim adalah :

  1. Jangan menggaruk eksim karena dapat mengakibatkan infeksi
  2. Hindari bahan-bahan, makanan atua hal-hal yang dapat menyebabkan alergi
  3. Hindari penggunaan sabun papda daerah yang terkena eksim dan ushakan tidak sering terkena air. Jika mandi gunakan air hangat-hangat kuku.
  4. Pakai pakaian yang bersih, menyerap keringat dan tidak ketat.

Penyakit kulit eksim juga bisa disebabkan oleh apa yang masuk melalui indra penciuman, misalnya asap rokok,bubuk sabun cuci, rambut halus binatang, atau debu pada tempat duduk yang terbuat dari rajutan wol atauu jerami. Ada sejumlah makanan yang bisa menyebabkann penyakit kulit eksim seperti susu, keju, yoghurt, mentega, seafood, tomat, kacang gandung, ragi, garam, gula buatan, dan zat pewarna. Namun, sebagian orang juga memiliki alergi terhadap jenis makanan lain.

Para penderita eksim biasanya kekurangan essential fatty acids, yang menyebabkan menurunnya sitesis zat antiradang yang bernama prostaglandin. Oleh karena itu, tingkatkan konsumsi makanan alami yang mengandung asam lemak yang baik. Namun, jika Anda alergi terhadap makanan-makanan tersebut,konsumsilah dalam bentuk suplemen. Mengobati eksi dengan ramuan alami untuk mengobati eksim terdiri atas umbi temu lawak sebesar telur, segenggam asam jawa, 2 gelas air bersih, dan gula merah secukupnya. Semua bahan direbus dalam satu wada sampai tersisa setengah gelas. Minum ramuan ini hangat-hangat kuku, dua kali seminggu hingga eksim mongering.

Atau dapat dilakukan juga dengan ramuan alami dibawah inin:

Bahan : daun lidah buaya secukupnya, kupas, haluskan bagian dalamnya, bubuk sambiloto secukupnya.

Pemakaian : campurkan daun lidah uaya bubuk sambiloto, aduk rata hingga menjadi adonan yang agak kental. Oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Eksim

Penyakit eksim juga disebut radang kulit (dermatitis) berciri kulit berwarna merah, kering dan berserpih, yang kerapkali sangat gatal. Kadang terdapat gelembung-gelembung kecil yang dapat timbul pada seluruh tubuh dan mensekresu cairan bila pecah. Bayi berusia 3-4 bulan seudah dapat menderita yang tampak sebagai bercak-bercak merah dan terasa agak kasar dibagan pipinya (dauwworm). Kemudian pada sekitardua tahun eksim terdapat sebagai bercak-bercak tebal di bagian dalam siku dan lutut, pergelangan tangan dan tengkuk. Umumnya jenis eksim ini hilang pada usia 5-7 tahun. Pada usia pubertas eksim alergis ini adakalanya muncul kembali dalam bentuk asam, demam musiman, atau alergi makanan.

Penyakit eksim ada eksim alergis dan eksim kontak. Kedua bentuk eksim ini paling sering terjadi tetapi penyebabnya seringkali tiddak diketahui, selainnya berkaitan dengan keturunan dan resam tubuh. Masa serangan eksim diselingi dengan masa sembuh pada umumnya berlangsung seumur hidup.

  1. Eksim alergis (alergi makanan). Ada orang yang mendadak menderita eksim atau ruam atau kaligata dan gatal-gatal setelah makan sesuatu, misalnya udang, kerang, tomat, atau buah arbei. Penyebab reaksi alergi adalah kepekaan berlebihan (hipersensitif) terhadap makanan tersebut. Makanan yang dapat memperprah eksim, terutama pada anak-anak dibawah usia 6 tahun, adalah antara lain telur dan susu.
  2. Eksim kontak adalah jenis eksim lain yang disebabkan oleh alergi terhadap suatu unsure dan terjadi beberapa waktu setelah bersentuhan dengannya. Terkenal sebagai allergen adalah perhiasan (anting-anting, gelang, rantai) dari nekel dan krom. Kebanyakan eksim timbul pada tangan yang biasanya berhubungan dengan pekerjaan penderita, misalnya pemangkas rambut yang seringkali dihinggapi alergi kontak oleh cairan keriting rambut atau cairan pewarna.
  3. Eksim popok pada bayi, berciri kulit menjadi merah dan beruntusan yang disebabkan oleh rangsangan dari air seni (amniak) atau kontak terlalu lama dengan tinja (enzim lipase). Adakalanya berserpih  dan diiringi gatal-gatal hebat. Pada eksim yang menahun permukaan kulit menjadi kasar.

Pencegahan penyakit eksim pertama-tama dilakukan dengan menjauhkan diri dari segala sesuatu yang dapat mencetuskannya. Eksim merupakan gangguan tidak menular, berarti tidak dapat ditularkan dari seorang penderita kepada orang lain melalui kontak. Enzim popok dapat dihindari dengan lebih sering mengganti popok dan mengolesi bagian kulit yang merah dengan salep sengoksida dan minyak yang dapat dibeli bebas diapotek.

Pengobatan penyakit eksim sendiri diarahkan pertama-tama pada mengatasi rasa gatal, yang kadang hebat dan sangat menjengkelkan. Bila tidak tersedia obat, maka(unk sementara) dapat digunakan kompres air dingin (air es) yang tiap  jam iganti beberapa kali unutk meringankan gatal. Khususnya pada eksim basah (dengan keluarnya cairan) cara kompres ini banyak digunakan.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Eksim Basah

Umumnya, penyebab utama eksim adalah daya tahan tubuh yang menurun dan kjeran kebersihan yang kurang terjaga, baik makanan maupun lingkungan. Kesalahan diet makan, pencernaan kurang sempurna, buang air besar kurang normal, dan kekalutan pikiran dapat merupakan pemciu terjadinya serangan parasit tertentu yang menyebabkan eksim. Alergi, radang buah pinggang (ginjal), dan kencing manis juga mempermudah serangan eksim.

Biasanya eksim diawali dengan rasa gatal, panas, dan merah dibagian permukaan tubuh yang terserang. Kemudian timbul lepuh dikulit yang berwarna merah tadi. Sebagian atau seluruh lepuh dapat berisi nanah yang mudah pecah. Dalam keadaan ini eksim dikenal dengan eksim basah. Lama kelamaan lepuh mengering dan mengeropeng yang disebut eksim kering. Eksim kering dapat berubah lagi menjadi eksim basah jika lepuh bernanah timbul lagi.

Untuk melakukan perawatan pada eksim ini adalah dengan melakukan buang air besar secara teratur dengan jalan makan banyak sayur dan buah-buahan. Kurangi makanan yang sulit dicerna, makanan yang manis-manis, kue-kue, makanan yang berminyak, ikan laut, dan daging. Hindari terkena deterien.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Eksim Pada Bayi

Kulit bayi butuh perawatan agar terhindar dari gangguan kulit karena kulit bayi pada umumnya sangat sensitif. Kulit bati yang mapisannya masih tipis dan ikatan antar selnya masih lemah, lebih mudah terkena infeksi dan iritasi. Gangguan kulit yang sering diderita bayi adalah eksim.

Dermatitis atopik (DA) atau eksim cirinya berwarna merah, bersisik, kering dan gatal. Umumnya yang terkena adalah bagian-bagian lipatan kulit seperti lekukan tangan atau belakang lutut. Namun bisa juga timbul di muka sekitar mulut dan pipi. Gangguan ini hilang timbul, dan bisa diperparah cuaca dingin atau kering. Banyak anggapan bahwa kondisi ini disebabkan oleh air susu ibu yang terkena kulit sensitif bayi sehingga menimbulkan iritasi namun anggapan ini tidak benar. Pada bayi yang mendapat ASI, iritasi tersebut bisa timbul karena bayi alergi terhadap makanan yang dikonsumsi ibunya.

Penyebab dermatitis atopik belum diketahui secara jelas. Namun gangguan ini cenderung menurun, sehingga diperkirakan berkaitan dengan alergi. Pada kebanyakan anak, makin besar makin berkurang atau jarang keluhan ini. Tapi bagi sebagian orang akan tetap terbawa sampai dewasa.

Penanganan eksim pada bayi adalah :

  • Gunakan sabun formula lembut yang berbasis lemak ( krim) yang mempunyai efek anti gatal, anti bakterial sekaligus antoksidan dan aplikasikan pelembab secukupnya pada area kulit bayi.
  • Rajin membersihkan debu dan tungau.
Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Eksim

Eksim atau dermatitis adalah kelainan kulit yang dipicu oleh berbagai faktor, baik eksogen, maupun endogen.

Eksim dibagi menjadi 4 jenis, yaitu :

a. Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik didasari oleh kelainan dasar genetik, ditandai adanya kecenderungan terbentuknya antibodi imunoglobulin E dalam tubuh penderita dan paparan alergen yang sering terjadi. Dermatitis atopik disebabkan penderita memiliki kulit sensitif terhadap rangsangan yang dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, kebersihan, dan faktor iritan.

Kasus ini paling banyak terjadi pada bayi berusia 2 sampai 18 bulan (85% kasus). Gejalanya sering terjadi berupa bercak-bercak merah di wajah sampai daerah popok bayi. Biasanya akan sembuh setelah bayi berusia di atas 18 bulan, tetapi 1/3 kasus kelainan berlanjut ke bentuk berikutnya. Menjaga kebersihan kulit bayi dari gangguan faktor penyebab alergi atau yang memberi rangsangan terhadap kulit anak-anak karena penggunaan handuk yang kasar, sabun antiseptik, dan sebagainya, adalah salah satu upaya pencegahan yang pantas dilakukan.

b. Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik merupakan dermatitis yang terjadi pada lokasi yang keras, seperti daerah yang kaya kelenjar minyak, daerah rambut, alis, lipat hidung, belakang telinga, dada dan berbagai lipatan kulit. Gejalanya adalah muncul warna kemerahan, bercak, dan sembab yang berbatas tegas. Bisa terlihat kering atau berminyak kekuningan, disertai rasa gatal.

Pada bayi, kelainan muncul ketika usia 6-8 minggu dan puncaknya pada 2-3 bulan. Sedangkan pada anak balita tidak pernah terjadi dermatitis seboroik, karena balita tidak memiliki kelenjar minyak. Terjadinya dermatitis seboroik pada bayi diduga akibat rangsangan hormonal yang diterima dari ibunya. Pada beberapa kasus, kelainan ini mirip dengan dermatitis atopik, terutama kelainan pada lengan dan tungkai. Pada orang dewasa , dermatitis seboroik ditemukan saat masa pubertas (sekitar 18 tahun) dan puncaknya pada usia 40 tahun. Gejala yang sering terlihat berupa ketombe.

c. Dermatitis Intertrigo

Dermatitis intertrigo merupakan kelainan radang kulit di daerah lipatan, seperti lipatan tubuh akibat banyak keringat, kegemukan, dan gesekan kulit. Bisa terjadi sejak usia bayi sampai usia tua. Gejalanya berupa bercak kemerahan dan sembab di lipatan kulit, leher, ketiak, lipatan payudara dan lipatan bokong/pantat. Dalam kondisi seperti ini mudah sekali terjadi infeksi sekunder oleh jamur (candida albicans) yang biasa terdapat pada dubur.

d. Dermatitis Numularis (Eksim Basah)

Dermatitis numularis (eksim basah) ditandai oleh :

- Bercak bersisik
- Bentuknya bulat
- Berbatas tegas
- Berbintil-bintil yang ada airnya
- Terasa sangat gatal

Lokasi yang paling sering ditumbuhi eksim basah adalah pada bagian punggung dan dada. Kata numularis diambil dari nummulus yang artnya koin kecil. Kelainan ini lebih sering ditemui pada orang dewasa.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Eksim

Tujuan utama pengobatan eksim adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, losion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga losion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.

Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid, seperti hidrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus-kasus yang berat, dokter akan memberikan tablet kortikosteroid dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi, bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mngurangi rasa gatal yang terlalu berat dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespons terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan.

Eksim juga dapat diatasi dengan menggunakan obat herbal, yakni :

1. Ramuan Pertama

Bahan-Bahan :

- Rimpang jahe secukupnya
- Lobak secukupnya

Cara Pemakaian :

- Semua bahan di cuci bersih
- Lalu parut rimpang jahe
- Kemudian di peras
- Setelah itu campurkan dengan parutan lobak
- Oleskan ramuan ke bagian kulit yang terkena eksim
- Lakukan 2 kali dalam sehari

2. Ramuan Kedua

Bahan-Bahan :

- 3 ruas kunyit seukuran ibu jari
- 1 sendok teh kapur sirih
- 1 sendok teh minyak goreng

Cara Pemakaian :

- Kunyit diparut sampai halus
- Kemudian tambahkan kapur sirih dan minyak goreng
- Panaskan hingga mendidih
- Oleskan saat kunyit sudah hangat
- Balurkan kebagian yang terkena eksim
- Bungkus dengan menggunakan kain kassa
- Biarkan hingga kering
- Lakukan dua kali sehari.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Eksim

Eksim atau dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang meradang dan iritasi. Peradangan ini bisa terjadi di mana saja, namun kulit yang paling sering terkena eksim adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik. Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak-anak, terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun.

Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang seiring bertambahnya usia. Namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.

Eksim adalah masalah kulit yang kering, ditandai dengan kulit dan gatal. Untuk menghindari eksim, kulit harus selalu dibersihkan dan gunakan pelembab. Hindari penggunaan bahan kimia yang akan mengganggu kulit. Jangan memakai pakaian yang akan mengganggu kondisi kulit. Jika Anda terkena eksim, gunakan obat krim.

Dimana pun lokasi timbulnya eksim, gejala utama yang dirasakan adalah gatal. Terkadang, rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki. Namun, tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.

Eksim

Daerah yang terkena eksim akan terasa sangat kering, menebal, atau keropeng. Pada orang kulit putih, daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu, pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan memengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.

Penyebab timbulnya eksim sebenarnya belum diketahui secara pasi. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa eksim berhubungan dengan aktivitas daya tahan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.

Penyebab eksim pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan, tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran napas bagian atas atau flu juga bisa menjadi penyebab timbulnya eksim. Stres yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.

Meskipun penyembuhan eksim sulit dilakukan, namun pada kebanyakan kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/alergen yang menyebabkan eksim. Penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.

Posted in Penyakit Eksim | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment